Laman

Minggu, 02 September 2012

Perbedaan Seni Murni dan Seni Terapan (Seni Rupa)

Perbedaan Karya Seni Murni dan Karya Seni Terapan

 
1. Seni Murni (Fine Art) adalah seni yang dibuat untuk mengekspresikan nilai budaya dan keindahan. Artinya, seni murni tidak memiliki fungsi lain selain sebagai hiasan. Biasa disebut dengan Art for Art dimana proses penciptaan dan penjabaran sebuah konsep seni hanya melulu berorientasi pada keberadaan seni itu sendiri.
Tetapi apa yang disebut Seni Murni pada awal penciptaannya bisa saja bergeser menjadi seni terapan ketika sebuah karya seni murni sebagai idiom artistik digunakan sebagai sebuah komponen artistik dalam sebuah tampilan seni terapan.

Contoh : 
- Lukisan
- Patung
- Graffiti
- Kaligrafi


2. Seni Terapan (applied-art) berbeda dengan seni murni. Selain memiliki fungsi estetis (keindahan) seni terapan juga memiliki fungsi pragmatis, yakni memenuhi keperluan hidup manusia. 
Membuat karya seni rupa terapan tidak sebebas membuat karya seni rupa murni karena di dalamnya harus mempertimbangkan persyaratan-persyaratan tertentu, seperti syarat keamanan (security), kenyamanan (comfortable), dan keluwesan dalam penggunaan (flexibility).
Karya seni rupa terapan dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu desain dan kriya.

Contoh : 
- Desain grafis
- Desain arsitektur
- Desain pakaian
- Desain produk
- Kriya kayu
- Kriya kulit
- Kriya bambu
- kriya rotan
- kriya logam


Well, seni murni dan seni terapan adalah dua kutub yang berbeda berdasarkan pada konsep penciptaan. Tetapi keduanya adalah seni dan yang satu tak melebihi nilai yang lain.

9 komentar:

  1. makasih dek, bermanfaat banget postingan ini;)

    BalasHapus
  2. Untung ada lw, ngebantu gw bgt

    BalasHapus
  3. ijin sedot bwat tugas ane gan ! mksih yah ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ok samasama gan, semoga bermanfaat ya:)

      Hapus
  4. Balasan
    1. samasama gan, semoga bermanfaat:)

      Hapus
  5. terima kasih ^_^

    BalasHapus
  6. makasih ... )_(

    BalasHapus