Laman

Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 November 2012

Wisata Cave Tubing Kalisuci Indonesia


Kalisuci merupakan wisata goa karst dengan sungai bawah tanah yang saat ini dijadikan sebagai sebuah objek wisatabaru di Kabupaten Gunung Kidul. Kalisuci terletak sekitar 10 kilometer dari Wonosari yaitu tepatnya diDesa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul. Tempat ini sebenarnya sudah mulai dirintis sebagai tempat wisata pada era pemerintahan Soeharto sekitar tahun 1997 yaitu dengan pembangunan tangga untuk akses ke bawah sungai, akan tetapi kurangnya perhatian dari pemerintah setempat kemudian menjadikan tempat ini tidak terawat dengan baik, malah digunakan oleh warga sekitar untuk keperluan mandi dan mencuci. Ini sungguh halnya yang sangat menyedihkan karena dapat mencemari kondisi air sungai bawah tanah tersebut.

Karakteristik tanah berjenis batuan kapur di Gunung Kidul yang kering di musim kemarau tak menyurutkan derasnya aliran sungai Kalisuci. Sungai bawah tanah yang mengalir di bawah gua menjadi salah satu tempat petualangan yang menantang, bagaimana tidak, langit-langit gua terbentuk sedemikian indah dan sungai yang berwarna hijau.

Sebaiknya anda menggunakan kendaraan pribadi untuk sampai ke lokasi Cave Tubing Kalisuci. Mengingat kondisi jalan berupa tanjakan dan turunan maka membutuhkan stamina kendaraan yang prima. Sebelum sampai ke lokasi basecamp, peserta harus melewati medan berbatu kira-kira 500 meter, dan hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki.

Sampai ke lokasi Cave Tubing, anda akan melihat sungai bawah tanah dengan air yang mengalir deras menembus gua - gua karst seperti Gua Grubug, dan Gua Jomblang yang sering digunakan kelompok pecinta alam untuk melakukan penelusuran gua.

Setiap peserta Cave Tubing Kalisuci harus menakhlukkan jalur sepanjang 500 meter dengan kedalaman air 1 sampai 3 meter. Membutuhkan waktu kira-kira 2 jam untuk menuntaskan penyusuran gua, dimulai dari Gua Suci, Luweng Senglat, Luweng Geleng, dan berakhir di Gua Mburi Omah.

Tak jarang gerombolan kelelawar beterbangan di dalam gua menemani pengunjung yang hanya menggunakan head lamp sebagai penerang. Juga beragam bentuk karst yang menghiasi goa menjadi pemandangan yang sayang untuk diabaikan. Tak perlu kuatir kelelahan, karena setelah selesai perjalanan Cave Tubing, pondokan milik penduduk desa siap menjadi tempat istirahat pengunjung.
Perjalanan wisata Cave Tubing cocok dilakukan secara perorangan ataupun kelompok. Wahana ini cocok untuk segala usia karena cukup aman dilakukan siapapun. Instruktur ahli dan berpengalaman selalu siap menjamin kesenangan dan keselamatan selama perjalanan. Beragam perlengkapan wajib bagi peserta cave tubing juga telah disiapkan, seperti ban dalam, helm pengaman, head lamp, rompi apung, juga sepatu boat.

Cave Tubing Kalisuci yang dikelola oleh Pokdarwis (Kelompok Masyarakat Sadar Wisata) desa setempat menjadi satu - satunya wisata penyusuran gua di Indonesia. Cave Tubing Kalisuci ini menempati urutan ketiga di dunia setelah Cave Tubing Belize di Amerika Tengah, dan New Zealand.

Lokasi Kalisuci juga sangat cocok untuk kegiatan - kegiatan seperti outbond, hiking dan petualangan yang lain. Tebing yang curam serta jalan setapak sekitar sungai menjadi tempat tersendiri untuk melatih 
keterampilan, dan keberanian





sumber: kompas.com

Wisata Bahari Raja Ampat, Pulau Papua yang Eksotis



Raja Ampat merupakan sebuah kawasan maritim di Indonesia yang sangat eksotis. Pulau Raja Ampat sudah terkenal sebagai salah satu wisata bahari terbaik di Tanah Air. Kepulauan Raja Ampat merupakan merupakan salah satu dari 4 gugusan pulau yang terletak di bagian atas Papua. Daerah ini terletak di Kabupaten Raja Ampat. Pariwisata Raja Ampat mengandalkan keindahan bawah laut dan keanekaragaman hayatinya.




Secara historis, Raja ampat berarti empat raja. Pulau yang indah ini memiliki luas lebih dari 9,6 juta are. Karena terletak di segitiga Koral dunia, spesies terumbu karang di daerah ini sangat kaya. Bahkan banyak pihak mengatakan bahwa Raja Ampat memiliki keanekaragaman spesies terbanyak dari seluruh perairan di dunia. Ini adalah satu daya tarik wisata bahari Raja Ampat. Ada berbagai hal yang bisa dilakukan oleh wisatawan di tempat ini, misalnya melakukan snorkeling, diving, berlayar, dan memancing ikan. Pokoknya semua hal tentang laut dan biotanya bisa anda lakukan disini.

Hal pertama yang sangat disarankan saat anda berwisata ke Raja Ampat adalah melakukan diving. Raja Ampat terkenal dengan spesies terumbu karangnya yang beraneka ragam. Jadi sangat disayangkan jika anda berkunjung ke tempat ini tanpa melihatnya secara langsung. Ada sekitar 537 spesies koral dan 699 spesies hewan lunak lainnya di bawah perairan Raja Ampat. Jika anda beruntung, anda juga bisa melihat ikan pari manta dan penyu di sekitar tempat ini. Anda tidak harus menyelam ke dalam untuk bisa menikmati keindahan bawah laut Raja Ampat, dari pesisir pun anda bisa menikmatinya. Cukup pakai snorkel dan anda bisa mulai berenang di pesisir pantai.

Tidak hanya spesies koralnya saja yang kaya, namun spesies ikan di Raja Ampat juga sangat beragam dan berwarna-warni. Ini merupakan surga bawah laut yang tidak akan anda temukan di perairan lain di Indonesia. Selain itu wilayah ini juga merupakan tempat singgah ikan paus. Jika anda berkunjung pada bulan Juni hingga Oktober, maka kemungkinan besar anda bisa menyaksikan kawanan paus tersebut. Tak hanya beragam, beberapa spesies hewan juga sangat langka, seperti misalnya hiu berjalan dan hiu karpet.

Formasi pulau ini juga sangat indah, dan ini merupakan salah satu daya tarik wisata bahari Raja Ampat. Jika anda tidak berani menyelam, anda tetap bisa menikmati keindahan pulau ini dari luar. Berbagai elemen menarik menyusun kepulauan ini, misalnya hutan yang lebat, spesies tumbuhan langka, gugusan batu kapur yang eksotis, dan sarang penyu di sekitar pantai. Saat musim kawin ribuan penyu bisa muncul di sekitar pantai untuk bertelur. Ada 4 pulau utama yang menyusun kawasan Raja Ampat, yaitu Bantanta, Salawati, Waigeo, dan Misool. Sebenarnya masih ada banyak lagi pulau-pulau kecil yang terdapat di daerah ini. Langsung saja datang ke tempat ini jika ingin melihat keindahan wisata bahari Raja Ampat.

Akomodasi ke Raja Ampat
Sebagai salah satu tujuan wisata di Indonesia, Raja Ampat memiliki akomodasi yang cukup lengkap. Semua hal yang dibutuhkan oleh wisatawan tersedia di tempat ini, mulai dari penginapan yang nyaman, mulai dari kelas pondok hingga bungalows mewah. Akomodasi lain adalah terkait atraksi dan objek wisata di Raja Ampat. Karena banyak wisatawan yang ingin melihat secara langsung keindahan bawah air Raja Ampat, banyak orang yang menyediakan jasa sewa snorkel dan alat renang lainnya. Jadi anda tidak perlu lagi membawa barang-barang ini dari rumah.
Berkunjung ke Kepulauan Raja Ampat
Berdasarkan survei tahun 2011, penduduk Raja Ampat berjumlah sekitar 90 ribu orang. Populasi ini tersebar di lebih dari 1800an pulau. Berdasarkan data pada tahun yang sama, ada sekitar 8400 wisatawan berkunjung ke Raja Ampat, 8000 diantaranya merupakan wisatawan asing. Biaya untuk berwisata ke Raja Ampat memang tidak sedikit. Sekali perjalanan kita bisa menghabiskan hingga 30 juta rupiah. Mungkin ini adalah salah satu alasan mengapa wisatawan mancanegara mendominasi kunjungan tersebut. Apakah sepadan uang sebanyak itu dengan pesona yang ditawarkan? Hal seperti ini sifatnya subjektif, namun banyak orang berpendapat jumlah itu sebanding dengan keindahan alam Raja Ampat.

Jika anda tidak ingin direpotkan dengan masalah akomodasi saat ingin
 berwisata ke Raja Ampat, anda bisa memakai jasa biro perjalanan. Ada banyak biro yang menawarkan paket menyelam di Raja Ampat. Salah satu service yang paling utama adalah dengan rumah kapal. Rute biasanya ditentukan sesuai dengan kondisi arus dan kejernihan air. Puncak masa kunjungan ke Raja Ampat biasanya sekitar bulan oktober hingga Desember. Sedangkan pada bulan Mei hingga September biasanya laut agak bergelombang dan sering turun hujan.